PERTEMUAN 16Proyek± 120 menit
Proyek Akhir: UAS rancangan skema keamanan jaringan
Kulminasi mata kuliah: merancang skema keamanan jaringan lengkap untuk studi kasus, dari VLAN dan ACL hingga IDS dan kebijakan: disusun sebagai laporan dan presentasi berkelompok.
Ringkasan proyek
Proyek akhir (Ujian Akhir Semester: bobot 40% menurut RPS) adalah puncak Project Based Learning mata kuliah ini: secara berkelompok, merancang skema keamanan jaringan lengkap untuk satu studi kasus nyata, men-simulasikannya, dan membawakan hasilnya. Rancanganmu pada dasarnya menjawab: aset apa yang dilindungi, dari siapa, dengan lapisan apa saja: dibuktikan di simulator dan dibela di depan audiens.
Ketentuan
- Kelompok: 2–4 mahasiswa; semua anggota wajib memahami seluruh rancangan (presentasi bergilir, bukan satu juru bicara).
- Studi kasus: pilih satu dan definisikan asetnya: kantor kecil (20 orang), kafe dengan Wi-Fi tamu, sekolah dengan lab komputer, atau rumah smart-home.
- Deliverable:
- Dokumen rancangan (5–10 halaman): skenario, aset & risiko, topologi, konfigurasi kebijakan, rencana monitoring.
- Berkas simulasi Packet Tracer yang berjalan: topologi dengan konfigurasi aktif.
- Presentasi 10 menit + sesi tanya-jawab dengan argumentasi teknis.
Ketentuan teknis minimum (di simulasi)
- Segmentasi: minimal 2 VLAN (mis. KARYAWAN, TAMU/IoT) dengan trunk dan routing antar VLAN.
- Kebijakan ACL: tamu ditahan dari aset sensitif; karyawan dibatasi yang perlu saja: ACL harus menunjukkan implicit deny dipahami.
- Manajemen aman: SSH aktif pada perangkat infrastruktur; Telnet mati; kredensial tidak bawaan pabrik.
- Port Security pada minimal satu port kritis, dengan mode violation yang dijelaskan.
- Rancangan enkripsi & autentikasi: HTTPS untuk layanan web, WPA2/WPA3 + kebijakan sandi + MFA untuk akses sensitif.
- Monitoring: posisi sensor IDS (Snort) yang dijelaskan + minimal 2 aturan deteksi yang relevan dengan skenario (contoh: deteksi scan).
- Kelengkapan operasional: rencana backup, dan satu paragraf "respons insiden pertama".
Tahapan pengerjaan
- Analisis (minggu 1): rumuskan aset, pemiliknya, ancaman yang realistis, dan tiga risiko terbesar: kaitkan ke CIA Triad.
- Desain topologi & segmentasi: gambar topologi fisik + logis; tetapkan VLAN dan alamat dengan tabel yang rapi.
- Kebijakan: tulis aturan ACL/firewall sebagai kalimat kebijakan dulu ("tamu tidak boleh X"), baru baris konfigurasinya.
- Enkripsi & autentikasi: tentukan di titik mana simetris/asimetris/hash bekerja dalam rancanganmu (rujuk pertemuan 7–10).
- Monitoring: tentukan posisi IDS dan tulis dua aturan Snort dengan sid ≥ 1000001.
- Simulasi & uji: bangun di Packet Tracer; uji setiap kebijakan (ping/telnet/ssh dari VLAN berbeda) dan tangkap bukti (screenshot
showyang relevan). - Dokumentasi & gladi: kumpulkan dokumen; latih presentasi dengan pembagian per giliran.
- Presentasi & tanya-jawab.
Rubrik penilaian sederhana (total 100)
- Desain teknis & ketepatan konsep (30): VLAN/ACL/SSH/IDS benar secara konsep dan saling nyambung; risiko terpetakan ke CIA.
- Simulasi berfungsi (30): berkas Packet Tracer berjalan; kebijakan terbukti bekerja di uji; bukti
showlengkap. - Kedalaman & argumentasi (20): keputusan dijelaskan dengan "mengapa", bukan hanya "bagaimana"; pertimbangan trade-off muncul.
- Dokumentasi (10): dokumen rapi, tabel alamat dan kebijakan mudah diikuti, bukti uji tersertifikasi screenshot.
- Presentasi & kerja sama (10): semua anggota menguasai materi; menjawab tanya-jawab dengan argumentasi teknis yang jelas.
Checklist siap presentasi
- [ ] Skenario, aset, dan tiga risiko terbesar tertulis dan terkait ke CIA Triad.
- [ ] Topologi + tabel VLAN/alamat rapi di dokumen dan konsisten dengan simulasi.
- [ ] Setiap kebijakan punya pasangan "kalimat kebijakan → konfigurasi → bukti uji".
- [ ] SSH hidup, Telnet mati, ACL terbukti, port security aktif, aturan IDS relevan.
- [ ] Paragraf respons insiden pertama dan rencana backup tercantum.
- [ ] Semua anggota siap menjawab "kenapa memilih ini?" untuk setiap keputusan.