>_NetSecAcademy
BerandaBelajar

>_NetSecAcademy

Belajar keamanan jaringan dari nol, dalam Bahasa Indonesia, gratis.

navigasi

  • Beranda
  • Jalur Belajar

status_proyek

  • ✓ Kurikulum 16 pertemuan
  • ✓ 125 soal latihan
  • ✓ Progres tersimpan lokal (peramban)
  • ✓ Terbuka penuh, tanpa akun

© 2026 NetSec Academy: fondasi prototipe, tanpa database & backend.

belajar/setup-lingkungan-lab
PERTEMUAN 02Praktik± 150 menit

Setup Lingkungan Lab: hypervisor, Kali Linux, Windows 10, Cisco Packet Tracer

Membangun laboratorium keamanan pribadi: memasang hypervisor, menjalankan Kali Linux dan Windows 10 dalam mesin virtual, serta menyiapkan Packet Tracer.

Uji pemahaman: kuis
Catatan keamanan dan legal: seluruh praktik dilakukan di komputer milikmu sendiri, dengan perangkat lunak resmi yang diunduh dari situs pembuatnya (vmware.com/broadcom, kali.org, microsoft.com, netacad.com). Jangan pernah menguji alat keamanan, bahkan sekadar memindai, terhadap jaringan atau perangkat milik orang lain (kampus, kafe, tetangga) tanpa izin tertulis. Panduan ini mengikuti Lab Exercise 1.04: Building the Virtual Lab dari *Hands-On Lab Manual* (2021), dengan penyesuaian konteks lab pribadi.

Tujuan pembelajaran

Sesuai RPS TL455 pertemuan 2, setelah menyelesaikan lab ini kamu mampu memasang dan mengonfigurasi lingkungan lab virtual: hypervisor terpasang, VM Kali Linux dan VM Windows 10 berjalan, serta Cisco Packet Tracer siap untuk pertemuan 3 sampai 6.

Konsep singkat: hypervisor dan mesin virtual

Hypervisor adalah perangkat lunak yang menjalankan mesin virtual (VM): komputer penuh di dalam komputer. Komputer aslimu disebut host; sistem yang berjalan di dalam VM disebut guest. Lab Manual (Lab 1.04) memilih VMware Workstation Player sebagai hypervisornya; alasan lab virtual sama sekali bukan gaya-gayaan: isolasi dari jaringan asli, kebebasan rusak (bisa dikembalikan ke titik bersih), dan hemat biaya (satu laptop bisa jadi lima mesin).

Alat dan Persiapan

  • ▸Host Windows 10 dengan hak administrator (desktop/laptop), RAM 8 GB lebih (16 GB nyaman), dan sekitar 100 GB ruang disk kosong, sesuai kebutuhan Lab 1.04.
  • ▸VMware Workstation Player (hypervisor pilihan Lab Manual). Catatan kondisi terkini: VMware kini di bawah Broadcom dan Workstation Pro gratis untuk penggunaan pribadi setelah pendaftaran akun. Bila prosesnya menyulitkanmu, VirtualBox adalah alternatif gratis yang setara untuk kursus ini; langkah-langkahnya ekuivalen.
  • ▸ISO Kali Linux dari kali.org: pilih *Installer* 64-bit (pada Lab 1.04 tercantum di kategori Bare Metal). Unduh file ISO-nya, bukan torrent.
  • ▸ISO Windows 10 Enterprise dari Microsoft Evaluation Center: uji coba resmi 90 hari (bisa diperpanjang) persis seperti di Lab 1.04.
  • ▸Cisco Packet Tracer dari netacad.com (akun *Networking Academy* gratis). Perlu dinyatakan jujur: komponen Packet Tracer berasal dari indikator RPS dan tidak termuat di Lab Manual; bagian ini mengikuti panduan resmi NetAcad.
  • ▸Unduh hanya dari situs resmi. Installer "Kali mod" dari sumber tak resmi adalah contoh klasik malware tersamar.

Langkah Pekerjaan

  1. Pasang hypervisor. Unduh VMware Workstation Player, jalankan installer di host Windows-mu dengan hak admin, terima persetujuan lisensi, dan biarkan pilihan bawaan (Langkah 1 Lab 1.04). Bila gagal dengan pesan virtualisasi dimatikan, aktifkan *Intel VT-x* / *AMD-V (SVM Mode)* di BIOS/UEFI.
  1. Unduh ISO Kali Linux. Cari halaman unduhan resmi Kali (kali.org), pilih *Installer* 64-bit di kategori Bare Metal, dan simpan ISO-nya. Simpan baik-baik: file yang sama dipakai lagi di pertemuan kriptografi untuk latihan hashing.
  1. Buat VM Kali di hypervisor (Langkah 2 Lab 1.04). Buka Player, pilih *Create a New Virtual Machine*, arahkan ke ISO Kali, pilih tipe Linux, versi Debian 10.x 64-bit (Kali adalah turunan Debian), beri nama kali-lab, biarkan ukuran disk bawaan dengan opsi *Store virtual disk as a single file*. Lalu *Customize Hardware*: pilih Network Adapter, set Bridged: Connected directly to the physical network dan centang Replicate physical network connection state, serta naikkan Memory ke 4 GB bila RAM hostmu cukup. Tutup dan *Finish*.
  1. Instal Kali Linux (Langkah 3 Lab 1.04). Jalankan VM, pilih *Graphical Install*. Isi bahasa, lokasi, keyboard (boleh default), hostname kali, domain dibiarkan kosong, lalu buat nama lengkap + username + kata sandi kuatmu. Di *Partition Disks* pakai bawaan: *Guided, use entire disk*, *All files in one partition*, setuju tulis ke disk. Kosongkan kolom *HTTP proxy* (proses pemindaian mirror bisa 10 menit, sabar). Biarkan pilihan perangkat lunak bawaan, instal GRUB ke /dev/sda, selesaikan, lalu login. Setelah masuk desktop, buka terminal dan perbarui sistem: sudo apt update && sudo apt full-upgrade -y (alat keamanan yang usang menyesatkan hasil). Matikan VM dengan rapi lewat menu Power.
  1. Unduh dan buat VM Windows 10 (Langkah 4 Lab 1.04). Buka Microsoft Evaluation Center, pilih *ISO Enterprise*, 64-bit, unduh. Di Player: *Create a New Virtual Machine*, arahkan ke ISO Windows, biarkan kolom product key kosong, isi nama dan sandi akun, biarkan ukuran disk bawaan (single file), set Network Adapter Bridged seperti VM Kali, naikkan RAM, lalu *Finish*.
  1. Instal Windows 10 (Langkah 5 Lab 1.04). Segera setelah instalasi mulai, putuskan drive floppy virtual: *Player > Removable Devices > Floppy > Disconnect*. Langkah ini penting: floppy virtual dikenal memicu galat "Microsoft cannot find the Microsoft Software License Terms". Lanjutkan instalasi: *Custom: Install Windows only*, pilih *Drive 0 Unallocated Space*, pilih wilayah/keyboard, dan di layar *Sign in with Microsoft* pilih Domain join instead untuk memakai akun lokal.
  1. Ambil snapshot kondisi bersih (kebiasaan kursus ini; di luar cakupan Lab 1.04). Dengan tiap VM dalam kondisi segar pasca instalasi, buat snapshot bernama bersih-awal. Snapshot adalah titik simpan penuh: eksperimen kacau di pertemuan-pertemuan berikutnya diselesaikan dengan satu klik restore.
  1. Pasang Cisco Packet Tracer. Daftar akun gratis di netacad.com, unduh installer Packet Tracer untuk OS host-mu, instal, login, dan buat proyek kosong: pastikan kamu bisa menarik satu switch dan satu PC ke kanvas. Simulator ini menjadi meja kerja pertemuan 3 sampai 6 (VLAN, konfigurasi Cisco, SSH, ACL).

Hasil yang Diharapkan

  • ▸Hypervisor terpasang dan berjalan di host Windows-mu.
  • ▸VM kali-lab boot normal, ter-update, terhubung jaringan (Bridged).
  • ▸VM win10-lab boot normal dan bisa login dengan akun lokal.
  • ▸Snapshot bersih-awal tersedia untuk kedua VM.
  • ▸Packet Tracer terbuka dengan akun aktif dan kanvas siap pakai.
  • ▸Kamu bisa menjelaskan dengan kalimat sendiri: apa itu hypervisor, host, guest, dan apa arti mode Bridged.

Troubleshooting Umum

  • ▸Galat "cannot find the Microsoft Software License Terms" saat instal Windows (disebut eksplisit di Lab 1.04): putuskan floppy virtual (*Removable Devices > Floppy > Disconnect*) lalu ulangi instalasi.
  • ▸VM gagal start, pesan VT-x/AMD-V disabled: aktifkan virtualisasi perangkat keras di BIOS/UEFI (tombol F2/Del saat menyala).
  • ▸`apt` lambat di langkah pemindaian mirror: normal menurut Lab 1.04 (bisa 10-20 menit); jangan batalkan. Bila tetap gagal, coba ulangi di jam berbeda.
  • ▸GRUB tidak muncul saat boot ulang Kali: pastikan saat instalasi GRUB dipasang ke /dev/sda (bukan *Enter device manually*).
  • ▸VM terasa berat: kurangi VM yang berjalan bersamaan, atau naikkan RAM host. Bridged di Wi-Fi kampus bisa diblokir isolasi klien: gunakan jaringan rumahmu sendiri, atau hotspot ponsel pribadi.
  • ▸Unduhan ISO korup (gagal boot): bandingkan hash ISO dengan angka resmi di situsnya (keterampilan dari pertemuan kriptografi), lalu unduh ulang bila beda.

Checklist Selesai

  • ▸[ ] Hypervisor terpasang dan berjalan di host Windows.
  • ▸[ ] VM kali-lab terinstal, ter-update, dan terhubung jaringan (Bridged).
  • ▸[ ] VM win10-lab terinstal dari ISO evaluation 90 hari dan bisa login.
  • ▸[ ] Snapshot bersih-awal tersedia untuk kedua VM.
  • ▸[ ] Packet Tracer terpasang, login berhasil, bisa menarik perangkat ke kanvas.
  • ▸[ ] Kamu bisa menjelaskan hypervisor, host, guest, dan mode Bridged dengan kalimat sendiri.
← sebelumnya

Pengantar Keamanan Jaringan: CIA Triad dan tren ancaman global

selanjutnya →

Fondasi Jaringan: topologi, VLAN, dasar CLI Cisco